Halaman

Kamis, 02 Mei 2019

Atlet Petanque Kota Dilirik Jabar

Petanque
Atlet Petanque Kota Bekasi menjalani latihan di salah satu lapangan
Atlet Petanque Kota Dilirik Jabar – Atlet Federasi Olahraga Petanque Indonesia (FOPI) Kota Bekasi, dibidik pengurus daerah (Pengda) Jawa Barat jelang Pekan Olahraga Nasional (PON) Papua 2020 mendatang.
Pasalnya Kota Bekasi sejauh ini berada di urutan kedua terbaik setelah Kota Bandung di Seleksi Pemusatan Latihan Daerah (Selekda) PON Jabar.
Ketua Harian FOPI Kota Bekasi, Azzi Faiz Rido mengatakan, lima atletnya dipanggil mengikuti Selekda PON.

“Lima atlet itu yakni, Irwan, Fahmi Mubarok, Windu Aji Saputra, Yolanda Dwi Ocktaviana dan Andre Anggita,” ujarnya kepada Radar Bekasi.
Pria yang akrab disapa Azzi itu menegaskan, atletnya memiliki peluang besar masuk Pemusatan Latihan Daerah (Pelatda) PON Jabar.
“Persiapan menghadapi selekda, atlet petanque Kota Bekasi menjalankan latihan intensif setiap hari demi lolos memperkuat Jabar di PON Papua,” harapnya.
Dia menambahkan, regulasi PON, secara bertahap sudah di sampaikan pada pengurus daerah (Pengda).

Terpisah, Ketua Bidang Pembinaan dan Prestasi FOPI Kota Bekasi, Tatang Iskandar optimis ada wakil Kota Bekasi di PON. Terlebih prestasi lima atletnya cukup diperhitungkan di Jawa Barat.
“Kita optimis, atlet Kota Bekasi bisa ambil bagian di PON nanti,” katanya.
Namun, lanjut Tatang, atlet yang berpeluang lolos tidak jumawa. Karena, kuota atlet di PON sangat terbatas. PB PON memberikan kuota atlet untuk Jawa Barat sebanyak 14 nomor terdiri dari tujuh atlet putra dan tujuh atlet putri.

“Di bulan ini ada seleksi terakhir, selama dua hari di lapang petanque STKIP Pasundan, Cimahi. Kita masih menunggu jadwalnya,” terangnya.
Tatang menambahkan, hasil pantauannya, empat atlet dari lima yang diturunkan memiliki peluang besar. “Peluang ada di empat alet. Tapi kita lihat saja nanti. Yang pasti, kita memiliki potensi,” tukasnya.


sumber : https://radarbekasi.id/2019/05/02/atlet-petanque-kota-dilirik-jabar/

Tujuh Kelurahan Rawan Longsor

Tujuh Kelurahan Rawan Longsor – Sejumlah wilayah di Kota Bekasi rawan terjadi longsor. Pada umumnya, wilayah tersebut berada disepanjang aliran Kali Bekasi. Badan Penanggulanganan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bekasi mencatat, ada tujuh kelurahan di Kota Bekasi yang rawan terjadi longsor, yakni   Kelurahan Bojong menteng, Kelurahan Bojong rawalumbu, Kelurahan Sepanjangjaya, Kelurahan Margajaya, Kelurahan Margahayu, Kelurahan Telukpucung, Kelurahan Jatiasih

Wakil Ketua Satgas BPBD Kota Bekasi, Karsono memperingatkan agar warga yang berada di sekitar bantaran kali bekasi untuk waspada. ”Semua wilayah itu terletak dibantaran Kali Bekasi, daerah aliran sungai. itu harus diwaspadai karena lokasi berada di aliran sungai rawan pergeseran yang berakibat longsor,” jelasnya.
Seperti yang terjadi di lingkungan RT 004 RW 001, Kelurahan Telukpucung, Kecamatan Bekasi Utara kemarin. Tanah di sekitar lingkungan tersebut kerap bergeser saat debit air mencapai puncaknya.

Pantauan dari Radar Bekasi tanah amblas sekitar 23 cm. BPBD mencatat setidaknya lima rumah terdampak dari pergeseran tanah tersebut, sementara total 16 jiwa terancam keselamatannya.
Sementara itu, salah seorang Warga sekitar, Juwita (44) mengaku khawatir karena tinggal berdekatan dengan bibir sungai kurang lebih satu meter. Sebelumnya, sebelumnya jarak rumah dengan bibir sungai sekitar 4 meter, namun saat ini bibir sungai semakin mendekati rumahnya.
“Saya juga kalo banjir itu deg-degan, Kalo abis ujan itu kan air meluap nah pas surut tanahnya terkikis,” katanya saat dijumpai dirumahnya, Senin (29/4).
Menurut keterangannya, warga mendapati tanah sudah dalam kondisi yang berbeda pada hari minggu (28/4), setelah air mencapai puncaknya pada hari Sabtu (27/4) lalu.
Dirinya berharap pemerintah memberikan perhatian dengan membuat turap di kali Bekasi supaya tidak tergerus lebih lebar lagi. Satu rumah setelah Juwita diketahui bagian belakang tepatnya dibagian dapur tanah dibawahnya telah tergerus air Minggu (28/4) lalu.
“Istilahnya ke pemerintah itu pinggir kali dibikin turap biar nggak ngikis, dulunya kan jauh ini, masih bisa main, sekarang kan habis. Saya itu aja permohonan saya sama pemerintah dibikin turap,” kata warga yang sudah tinggal dilingkungan tersebut selama 25 tahun itu.
Terpisah, Lurah Telukpucung, Muhammad Arif Rahman mengatakan bahwa ada pertengahan tahun 2018 lalu pihak pemerintah Provinsi sudah melakukan survey untuk membuat turap dilingkungan tersebut.
“Kemairn 2018 ada dari provinsi datang mengukur bibir sungai, katanya mau ada turap, nah ntar dari bibir sungai atau dari tengah sungai 30 meter itu saya belum jelas, Semua sampai perbatasan kabupaten, sampai perbatasan Telukpucung dari makam,” ungkapnya.
Dia mengaku, turap akan dibangun seperti yang ada di daerah RW 03, tepatnya dibelakang Giant. Ia menjelaskan bahwa di daerah RW 01 dan RW 03 tersebut memang kerap terkena dampak dari luapan air kali Bekasi ketika debit air naik, hal itu terjadi meskipun tidak ada hujan di wilayahnya, namun air tersebut juga akibat dari derasnya air di bagian hulu yakni sungai Cikeas.
Nah setiap habis daerah aliran sungai Bekasi-Cikeas besar, habis aliran gede kan surut tuh airnya secara ilmiah juga habis ada air, lumpur kan nggak kuat itu dipinggir-pinggirnya, terjadi lah pergeseran atau erosi,” imbuhnya.

Pada tahun 2010 lalu, pemerintah Kota Bekasi pernah berniat untuk membebaskan tanah di sekitar aliran Kali Bekasi tersebut. Namun urung dilakukan karena warga membanderol ganti rugi yang dinilai terlalu tinggi.


sumber : https://radarbekasi.id/2019/04/30/tujuh-kelurahan-rawan-longsor/

Kali Busa Darurat Sampah

Sampah
Sejumlah warga membersihkan sampah yang menumpuk di aliran Kali Busa, Kelurahan Bahagia, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi
Kali Busa Darurat Sampah – Kali Busa di Keluarahan Bahagia, Kecamatan Babelan Kabupaten Bekasi dipenuhi sampah. Sejak sepekan terakhir warga secara swadaya melakukan pembersihan khawatir luapan kali kembali terjadi.
Sebelumnya luapa kali sempat merendam kawasan tersebut. Sampah yang mengalir dari beberapa wilayah diduga jadi penyebab.
Ketua RT006/023 Kelurahan Bahagia, Yuskamdani mengatakan, jika dilakukan pembiaran kondisi semakin parah.
“Warga disini tidak diam meskipun sampah-sampah yang menumpuk di Kali Busa bukan dari warga setempat. Sebelumnya air kali meluap merendam pemukiman warga,” ujarnya kepada Radar Bekasi Rabu (5/1).
Banyaknya tumpukan sampah perlu penanganan secara kontinyu. Sejauh ini, secara bertahap warga melakukan pembersihan agar kondisi kali kembali normal.
“Alat kami juga seadanya cuma kayu dan bambu, kalau menunggu pemerintah mungkin lama mengingat alat berat susah juga masuk kesini,” ucapnya.
Sejauh ini, penanganan diakui Yuskamdani terkendala banyaknya bangunan liar. Sehingga akses penanganan sampah terhalang.

“Kami terkendala bangunan liar disini kalau tidak warga dengan leluasa membersihkan sampah-sampah,” terangnya.

Dilokasi yang sama, Ketua RW023, Daryanto mengharapkan adanya kerja sama antara warga yang berada di Kelurahan Kaliabang Tengah dan Desa Setia Asih untuk menjaga kebersihan Kali Busa.
“Kali Busa bukan masuk wilayah kami saja tetapi masuk warga Kaliabang Tengah dan Desa Setia Asih. Harus ada sinergitas untuk menjaga Kali Busa, sebab dampaknya juga ke mereka-mereka juga,” tegasnya.
Pihaknya juga meminta pemerintah sigap menangani laporan warga atas pencemaran sampah tersebut.

”Pemerintah juga jangan diam, harus sigap apabila mendapat laporan dari warga,” tuturnya.


sumber : https://radarbekasi.id/2019/05/02/kali-busa-darurat-sampah/

Rabu, 10 April 2019

Rasakan 3 Manfaat Ini Saat Tertawa

Rasakan 3 Manfaat Ini Saat Tertawa
Manfaat tertawa
Rasakan 3 Manfaat Ini Saat Tertawa Tertawa ternyata bukan hanya aktivitas yang menggembirakan. Melainkan juga menyehatkan.
Manfaat tertawa yang berkualitas ternyata cukup luas, yaitu memproteksi diri dari masalah emosional yang disebabkan oleh depresi dan stres jangka panjang.
Kesehatan jantung dipercaya akan selalu terjaga ketika seseorang sering tertawa.
Beberapa manfaat tertawa untuk kesehatan seperti dilansir laman MSN.

1. Menurunkan Tekanan Darah
Penelitian telah menemukan dampak positif pada aliran darah peserta penelitian setelah mereka setelah menonton acara hiburan berbasis komedi.
Satu studi, misalnya, mengamati peningkatan pelebaran pembuluh darah pada orang yang menonton film lucu.
Kepatuhan arteri menunjukkan peningkatan selama 24 jam setelah subjek menonton film.
Tertawa kemungkinan bukan solusi lengkap untuk jantung yang sehat, tetapi tampaknya berkontribusi terhadap efek positif.

2. Menghilangkan Stres
Respons fisik yang disebutkan di dalam tubuh juga mengaktifkan respons stres Anda sebelum mendinginkannya secara tiba-tiba. Hasilnya, Anda mengalami perasaan santai.
Faktanya, satu penelitian mengaitkan antisipasi tawa dengan berkurangnya tingkat tiga hormon stres – kortisol, epinefrin, dan dopac. Mereka ditemukan menurun masing-masing 39 persen, 70 persen, dan 38 persen.
Meskipun ini adalah efek jangka pendek, ada kemungkinan bahwa tertawa bisa memainkan peran terapi dalam jangka panjang.
Terapi tawa telah dipelajari sebagai alat manajemen stres, terutama bagi mereka yang menderita kecemasan dan depresi.

3. Meningkatkan Imunitas
Lee Berk dari Loma Linda University, California mengatakan bagaimana tertawa juga dikaitkan dengan tingkat peradangan yang lebih rendah dan aktivitas sel pembunuh yang lebih tinggi dalam tubuh.
Sel-sel ini membantu sistem kekebalan tubuh Anda mempertahankan tubuh terhadap penyakit.


sumber : https://sulsel.pojoksatu.id/baca/rasakan-3-manfaat-ini-saat-tertawa

Dukung Gamers Juara Piala Presiden

Dukung Gamers Juara Piala Presiden
Wakil Wali Kota Bekasi Tri Adhianto foto bersama dengan atlet e-sport Bekasi
Dukung Gamers Juara Piala Presiden Wakil Wali Kota Bekasi Tri Adhianto mendukung penuh atlet e-sport Kota Bekasi yang akan bertanding pada ajang Piala Presiden E-Sport, yakni kompetisi terbesar di Indonesia yang digelar dari Februari hingga Maret.
“Ketertarikan anak muda menjadi gamers sangat tinggi, untuk itu tepat sekali ada wadahnya supaya bakat mereka tersalurkan. Nah, itu dibuktikan Bekasi sebagai salah satu tuan rumah Piala Presiden E-sport dari 8 kota. Saya mendukung penuh atlet gamers Bekasi untuk mampu menunjukan skill-nya di kancah nasional,” kata Tri beberapa waktu lalu.
Ada 2 tahapan yang dijalani oleh peserta yaitu kualifikasi regional dan nasional. Delapan kota menjadi tuan rumah yakni Denpasar, Palembang, Surabaya, Makassar, Manado, Solo, Pontianak dan Bekasi. Sebelumnya, Tri Adhianto menghadiri langsung pertandingan dan memberikan medali pada final regional Bekasi, Minggu (3/3) bersama Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) Triawan Munaf. Humble E-sport Team keluar sebagai juara dan mewakili Kota Bekasi untuk selanjutnya bertanding dengan finalis dari kota lainnya dalam memperebutkan trofi Piala Presiden E-sports.
Melalui Piala Presiden E-sport 2019 ini, Tri berharap muncul nilai-nilai positif yang dapat diambil oleh para peserta khususnya anak muda yang hobi bermain game.

“Nilai sportivitas e-sports ternyata bisa menjadi salah satu cara untuk mengajarkan generasi muda untuk tetap menghormati dan menghargai orang lain. Saya berharap peserta dapat mengembangkan value yang ada di e-sports, seperti disiplin, kerja sama, kedisiplinan dan kolaborasi,” ujar pria yang akrab disapa Mas Tri.

Grand Final Piala Presiden E-sport 2019 sendiri akan dilaksanakan pada 30-31 Maret 2019. Adapun game yang dimainkan adalah Mobile Legend.


sumber : https://radarbekasi.id/2019/03/08/dukung-gamers-juara-piala-presiden/

Persiapan Pemilu Layanan SIM dan SKCK Ditiadakan

Kompol Erna Ruswing
Kasubag Humas Polres Metro Bekasi Kota, Kompol Erna Ruswing
Persiapan Pemilu Layanan SIM dan SKCK Ditiadakan Polres Metro Bekasi Kota akan meniadakan layanan pembuatan dan perpanjangan Surat Izin Mengemudi (SIM) dan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) jelang Pemilu 2019.

Kasubag Humas Polres Metro Bekasi Kota, Kompol Erna Ruswing mengatakan, peniadaan layanan dilakukan mulai tanggal 16 April sampai 19 April 2019 medatang.
“Untuk pelayanan SIM dan SKCK ditiadakan karena adanya persiapan Pemilu,” kata Erna kepada Radar Bekasi, Selasa (9/4).

Dirinya menghimbau, supaya masyarakat yang  masa berlaku SIM dan SKCK – nya akan habis segera mengurus di Polres Metro Bekasi Kota.

“Apabila ada yang hendak perpanjang (SKCK), dari sekarang diperpanjang. Demikian juga kalau pembuatan (dan perpanjangan) SIM, kalau sudah waktunya pada tanggal 16 – 19 mati, silahkan segera diperpanjang,” ujarnya.


sumber : https://radarbekasi.id/2019/04/09/persiapan-pemilu-layanan-sim-dan-skck-ditiadakan/

Ini Penyebab Kemacetan Tol Japek yang Berdampak ke Kota Bekasi

CECEK KOSASIH
Deputy GM Traaffic Management Jasa Marga Cabang Jakarta – Cikampek, Cece Kosasih.
Ini Penyebab Kemacetan Tol Japek yang Berdampak ke Kota Bekasi – Sejumlah ruas jalan di Kota Bekasi mengalami kemacetan sejak pagi hinnga siang hari, Selasa (9/4). Hal itu disebabkan karena kemacetan yang terjadi di Jalan Tol Jakarta  – Cikampek (Japek).
Pantauan Radar Bekasi, sejumlah jalan yang mengalami kemacetan diantaranya Jalan Raya Sultan Agung, Jalan Ir. H. Juanda, Jalan Jenderal Ahmad Yani, Jalan KH Noer Ali Kalimalang dan Jalan Mayor M. Hasibuan.

Deputy GM Traffic Management Jasa Marga Cabang Jakarta Cikampek, Cece Kosasih mengatakan, kemacetan tersebut terjadi akibat sedang dilaksanakanya pemasangan batang jembatan (erection girder) di ruas Tol Japek pada malam harinya.

Pemasangan batang jembatan untuk proyek Jakarta Cikampek II (Elevated) ini dilakukan di KM 14, KM 22 dan KM 41 Tol Japek.

Selain itu, kemacetan juga disebabkan karena adanya dua kendaraan yang mengalami kerusakan di dalam Tol Japek arah Jakarta. Pertama, truk yang mengalami patah sasis yang menyebabkan truk bermuatan sepeda motor dibelakangnya terperosok saat hendak menghindar.

“Kebetulan, pagi tadi pukul 05.50 WIB ada truk yang patah sasis ke arah kota (Bekasi). Lalu, truk lain yang bermuatan kendaraan bermotor menghindari truk sebelumnya. Karena terlalu pinggir, truk tersebut terperosok hingga menutup lalu lintas. Sebenarnya lokasi tepatnya di tol dan efeknya hingga ke Kota Bekasi ini,”


sumber : https://radarbekasi.id/2019/04/09/ini-penyebab-kemacetan-tol-japek-yang-berdampak-ke-kota-bekasi/