305 CPNS Kemenkumham Jabar ambil sumpah jabatan, Sebanyak 305 orang Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun 2017 Kantor wilayah Kementrian Hukum dan Ham Jawa Barat Wilayah Cipurwabesuka (Cikarang, Purwakarta, Bekasi, Subang, Karawang)diambil sumpah jabatan sebagai Pegawai Negeri Sipil secara resmi di lapas Cikarang Kabupaten Bekasi, jum'at (1/2/2019).
Dalam kesempatan tersebut, Kepala Divisi Permasyarakatan kantor wilayah Kementrian Hukum dan Ham Jawa Barat Abdul Haris, pengambilan sumpaj jabatan PNS dilakukan secara serentak.
"Kegiatan Pengambilan Sumpah Pegawai Negeri Sipil (PNS) Kanwil Kemenkumham Jawa Barat hari ini, sebanyak 1.423 orang terdiri dari 1.409 orang dari Umum dan 14 orang dari AIM (Akademi Ilmu Imigrasi) dan dilakukan secara serentak di 5 Forkorwil Jawa Barat," Katanya.
Dia juga mengingatkan kepada pegawai baru dan pegawai lama lembaga pemasyaratan (Lapas) agar tidak melanggar aturan, mereka di tuntut agar terus memberikan integritas dan meningkatkan kompetensinya.
" jangan sampai para pegawai lapas yang baru maupun yang lama agar tidak melanggar aturan, mereka harus selalu memberikan energi yang positif, apalagi kita ini didorong untuk WBK/WBBM," tegasnya.
Kepala lapas Cikarang, Kadek Anton Budiharta mengatakan dari 305 Calon Pegawai Negeri Sipil yang di ambil sumpah jabatanya, 74 di tempatkan di lapas cikarang
" 74 CPNS di tempatkan di sini (Cikarang-red) dan sisanya di 4 UPT permasyarakatan dan imigrasi yang berada di wilayah Cipurwabesuka," kata dia.
Adapun Rangkaian Kegiatannya yaitu:
1. Pengambilan Sumpah/Janji PNS, 2. Penyerahan SK PNS, 3. Pengukuhan Penggunaan Pakaian Dinas PNS di Lingkungan Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Jawa Barat.
Treni Bekasi :
Info Lengkap Terupdate, Trending Topik Bekasi, Berita Bekasi, Informasi Bekasi
Rabu, 06 Februari 2019
Jumat, 01 Februari 2019
PLN Imbau Masyarakat Tambah Daya Untuk Peningkatan Listrik
Kepala Satuan Komunikasi Corporate PT PLN (Persero), I Made Suprateka mengajak masyarakat tidak ragu untuk menambah kapasitas rumah tangga. Selain mempermudah pemasangan, persero juga akan memberikan diskon bagi masyarakat yang mengajukan peningkatan daya di tahun ini. “Program ini bertujuan untuk menjembatani masyarakat yang ingin naik daya,” kata Suprateka ketika dihubungi oleh Radio Dakta via telepon, Rabu (31/1). Suprateka menjelaskan, program ini hadir karena meningkatnya elektrifikasi yang dimiliki persero.
Hal ini terkait erat dengan banyaknya Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) yang menggantikan Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) di berbagai pelosok nusantara. Sehingga, menghasilkan daya listrik yang lebih besar. Dengan hadirnya program ini, ia menjamin bahwa tidak akan ada gangguan listrik bagi pelanggan rumah tangga.
Ia memaparkan penggantian PLTD dengan PLTU sebagai upaya agar biaya impor terhadap bahan bakar minyak (BBM) berkurang dan menggantinya dengan batu bara dari sumber daya dalam negeri. "Kebijakan itu sejalan dengan kebijakan ekonomi pemerintah untuk tidak mengimpor BBM," ujarnya. Program ini juga untuk merespons keinginan pemerintah dalam mengurangi emisi yang ada sehingga menjadikan Indonesia green energy.
Hal ini berkaitan dalam rangka mendukung kebijakan pemerintah perihal kendaraan listrik. Suprateka juga menekankan bahwa pihaknya ada keinginan untuk menjadikan tarif listrik Rp1000 per kWh. Tentu hal ini dapat terjadi bila semua PLTD telah tergantikan.
Dalam kesempatan yang sama, ia juga menyatakan pada 2019 ini PLN masih terus melanjutkan program Indonesia Terang, khususnya untuk Indonesia wilayah timur yang belum banyak mendapatkan pasokan listrik PLN.
sumber : http://dakta.com/news/18242/pln-imbau-masyarakat-tambah-daya-untuk-peningkatan-listrik
Treni Bekasi :
Info Lengkap Terupdate, Trending Topik Bekasi, Berita Bekasi, Informasi Bekasi
Pemkab Bekasi Klaim Mampu Penuhi Kebutuhan Beras
Kadis Pertanian Kabupaten Bekasi, Abdulah Karim mengatakan luas lahan sawah di Kabupaten Bekasi mencapai 48 ribu hektare, 1 hektare dapat menghasilkan 6 ton. "Setiap tahunnya ada dua kali musim panen sehingga setiap tahun satu hektare lahan bisa menghasilkan 12 ton," ujarnya di Cikarang, Jumat (1/2). Untuk kebutuhan beras masyarakat, setiap tahun rata-rata konsumsi satu orang warga mencapai 114 kilogram, jumlah itu dikali jumlah penduduk yang mencapai 3 juta orang, maka kebutuhan beras selama setahun mencapai 342 ribu ton. "Artinya jumlah beras yang dihasilkan dari lahan persawahan di Kabupaten Bekasi mampu memenuhi kebutuhan pangan selama setahun warganya," ucapnya.
Abdulah Karim menambahkan, hasil pertanian padi yang dihasilkan dari persawahan di Kabupaten Bekasi juga dikirimkan ke wilayah lain, hal ini mengingat Kabupaten Bekasi sudah mampu memenuhi kebutuhan berasnya bagi masyarakat.
Pihaknya juga optimis, meski lahan pertanian terus menyusut akibat berkembangnya industri dan perumahan, tetapi masih mampu swasembada beras, apalagi raperda lahan pertanian akan segera dibahas oleh pemerintah daerah dan DPRD sehingga mampu melindungi lahan pertanian itu agar tidak beralih fungsi.
sumber : http://dakta.com/news/18257/pemkab-bekasi-klaim-mampu-penuhi-kebutuhan-beras
Treni Bekasi :
Info Lengkap Terupdate, Trending Topik Bekasi, Berita Bekasi, Informasi Bekasi
Buku Sejarah RSUD Kota Bekasi Resmi Terbit

Penulis buku itu, Ali Anwar, memaparkan proses penulisan buku itu. Pada awalnya, setelah mendapat instruksi Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi dan Direktur RSUD dr. Kusnanto Saidi, Ali sempat hampir berhenti dan ingin menyerah.
Namun, pada sewaktu berkunjung ke Perpustakan Nasional, alhasil ia menemui koran Batavia Newsmemuat berita mengenai peresmian rumah sakit itu pada 6 Februari 1939.
Setelah itu, Ali Anwar, melanjutkan penulisan buku mengenai sejarah RSUD dr. Chasbullah Abdulmajid Kota Bekasi yang kini terbangun sampai 5 blok.
Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi menyebutkan, usia RSUD dr. Chasbullah Abdulmajid Kota Bekasi sudah mencapai 80 tahun dan kini RSUD dr. Chasbullah Abdulmajid Kota Bekasi telah berkembang hingga 5 blok tepat di Jalan Mayor Oking, Bekasi Timur.
“Dan akan dibangun krematorium dan parkir, serta pada tahun anggaran 2020-2021 akan ada jembatan penghubung dari blok yang berada di Mayor Oking dengan Blok A RSUD dr. Chasbullah Abdulmajid Kota Bekasi yang kini di dekat Alun Alun Kota Bekasi,” ucap pria yang akrab disapa Pepen itu pada siaran persnya.
Lanjutnya, Pemkot Bekasi akan melengkapi fasilitas fasilitas di RSUD dr. Chasbullah Abdulmajid Kota Bekasi seperti alat MRI, kemoterapi dan alat bantu lainnya.
“Rumah sakit sosial, di mana rumah sakit yang tidak mengambil keuntungan banyak, akan tetapi pegawainya harus sejahtera. Ini dibangun dari hasil pembayaran pajak warga Kota Bekasi, maka itu kita rawat gedungnya dan layani para pasien yang tengah berobat, bekerja dengan hati,” ujarnya.
Selain acara peluncuran buku, acara penandatanganan kerja sama antara BPJS Ketengakerjaan dengan Direktur RSUD dr. Chasbullah Abdulmajid Kota Bekasi terkait tenaga kerja kesehatan yakni Badan Layanan Umum Daerah (BLUD), dengan fungsi jaminan ketenagakerjaan bagi para tenaga kesehatan BLUD.
Pepen berharap kemajuan pelayanan di RSUD harus lebih representatif dan lebih cepat tanggap dalam urusan melayani warga.
“Pemerintah Kota Bekasi sudah merencanakan akan mempersiapkan peralatan dan menambah fasilitas dari alat kesehatan yang belum lengkap, agar warga tidak harus rujuk ke rumah sakit swasta yang jauh,” demikian Pepen.
sumber : https://bekasi.pojoksatu.id/baca/buku-sejarah-rsud-kota-bekasi-resmi-terbit
Treni Bekasi :
Info Lengkap Terupdate, Trending Topik Bekasi, Berita Bekasi, Informasi Bekasi
Gaji Kades di Kabupaten Bekasi Bakal Naik

“Saya setuju saja dengan wacana Pak Presiden untuk menaikan gaji perangkat desa,” ujar Eka di Muara Gembong, Kabupaten Bekasi, kemarin.
Mantan ketua DPRD Kabupaten Bekasi ini menyebut, desa merupakan ujung tombak suatu pemerintah. Sebab, seluruh urusan pemerintahan berada di desa. Oleh karena itu, Eka menegaskan, tidak ada masalah apabila gaji kepala desa setara dengan PNS golongan II.
“Buat saya sebanding, karena desa ini sebagai ujung tombak suatu pemerintahan,” ujarnya.
Disinggung soal kenaikan gaji perangkat desa ini apabila menggunakan anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD), Eka mengatakan, sejauh ini pemerintah daerah sudah memberikan sejumlah tunjangan kepada perangkat desa melalui anggaran alokasi dana desa (ADD).
“Sebenarnya seriap tahun juga sudah kita tingkatkan. Tapi kalau pemerintah pusat mau lebih meningkatkan, tidak ada masalah,” katanya,.
Menurut Eka, besaran anggaran yang turun ke setiap desa berbeda-beda. Tergantung dari luasan wilayah dan banyaknya jumlah penduduk di wilayah tersebut.
“Untuk anggaran desa tergantung wilayah, penduduk, potensi dari desa tersebut. Itu yang membedakan. Untuk besarnya dari Rp 1 miliar, sampai Rp2 miliar lebih pertahun,” pungkasnya.
sumber : https://bekasi.pojoksatu.id/baca/gaji-kades-di-kabupaten-bekasi-bakal-naik
Treni Bekasi :
Info Lengkap Terupdate, Trending Topik Bekasi, Berita Bekasi, Informasi Bekasi
Dinsos menangani warga tanpa identitas
Bekasi, warga pebayuran di hebohkan oleh Seorang yang tidak memiliki identitas, dengan tingkah laku yang menyerupai paranormal membuat warga berdatangan melihat orang tersebut.
Dengan adanya informasi dari masyarakat dan pemerintah Kecamatan Pebayuran, Dinas Sosial langsung sigap menangani orang yang meresahkan warga tersebut, dengan berkordinasi dengan pihak polsek Pebayuran dan Kecamatan Pebayuran, Senin (28/1/2019) kemarin.
"Dengan adanya informasi dari masyarakat, saya langsung kordinasi dengan polsek dan kecamatan pebayuran. Dari dinsos juga ada yang langsung turun ke lokasi," Kata H.Abdillah Majid.SH selaku kepala Dinas Sosial saat di konfirmasi.
Dia juga berkordinasi dengan pengurus Yayasan Rehabilitasi Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) berlokasi di Jalan Pebayuran Desa Bantar Jaya Kecamatan Pebayuran Kabupaten Bekasi, untuk mengevakuasi orang tersebut.
”Karena sudah menggangu ketertiban umum dan khawatir dapat meresahkan masyarakat, maka saya bersama Polsek Pebayuran, Pemerintah Kecamatan Pebayuran, dan pihak Desa Bantarjaya berhasil mengevakuasi PMKS tersebut ke Panti Rehabilitasi Sosial Yayasan Alfajar Berseri guna penanganan lebih lanjut."jelasnya.
Ditempat terpisah, Ugi (33) salah seorang warga setempat mengatakan, berterima kasih atas kesigapan Dinas Sosial Kabupaten Bekasi.
"Kini masyarakat di Desa Bantar Jaya Kecamatan Pebayuran kembali tenang dan bisa beraktifitas seperti biasa tanpa ada rasa khawatir,kami berterimakasih atas kesigapan Dinas Sosial Kabupaten Bekasi"tutupnya.(*)
Treni Bekasi :
Info Lengkap Terupdate, Trending Topik Bekasi, Berita Bekasi, Informasi Bekasi
Dengan adanya informasi dari masyarakat dan pemerintah Kecamatan Pebayuran, Dinas Sosial langsung sigap menangani orang yang meresahkan warga tersebut, dengan berkordinasi dengan pihak polsek Pebayuran dan Kecamatan Pebayuran, Senin (28/1/2019) kemarin.
"Dengan adanya informasi dari masyarakat, saya langsung kordinasi dengan polsek dan kecamatan pebayuran. Dari dinsos juga ada yang langsung turun ke lokasi," Kata H.Abdillah Majid.SH selaku kepala Dinas Sosial saat di konfirmasi.
Dia juga berkordinasi dengan pengurus Yayasan Rehabilitasi Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) berlokasi di Jalan Pebayuran Desa Bantar Jaya Kecamatan Pebayuran Kabupaten Bekasi, untuk mengevakuasi orang tersebut.
”Karena sudah menggangu ketertiban umum dan khawatir dapat meresahkan masyarakat, maka saya bersama Polsek Pebayuran, Pemerintah Kecamatan Pebayuran, dan pihak Desa Bantarjaya berhasil mengevakuasi PMKS tersebut ke Panti Rehabilitasi Sosial Yayasan Alfajar Berseri guna penanganan lebih lanjut."jelasnya.
Ditempat terpisah, Ugi (33) salah seorang warga setempat mengatakan, berterima kasih atas kesigapan Dinas Sosial Kabupaten Bekasi.
"Kini masyarakat di Desa Bantar Jaya Kecamatan Pebayuran kembali tenang dan bisa beraktifitas seperti biasa tanpa ada rasa khawatir,kami berterimakasih atas kesigapan Dinas Sosial Kabupaten Bekasi"tutupnya.(*)
Treni Bekasi :
Info Lengkap Terupdate, Trending Topik Bekasi, Berita Bekasi, Informasi Bekasi
DPC PAMMI Kab.Bekasi memperingati hari jadi yang ke 4
DPC PAMMI Kab Bekasi memperingati hari jadi yang ke 4, Dewan pimpinan cabang persatuan artis musik melayu dangdut indonesia (PAMMI) Kabupaten Bekasi memperingati hari jadi yang ke empat tahun, yang dilaksanakan di Gedung Theater Dinas Pariwisata Kabupaten Bekasi Minggu 27/01/2019 lalu.
Acara tersebut di hadiri pata artis dan musisi juga Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Kabupaten Bekasi. Hingga beberapa komonitas yang ada di Kabupaten Bekasi diantaranya PSE, KYLAW, Group Moge BROTHER HOOD.
Diungkapkan Agus Hermanto ketua DPC PAMMI Kab, Bekasi, dirinya berharap kepada semua komonitas seni khusus musik dangdut agar bersama-sama bersinergi membangun Kab. Bekasi melalui bidang seni dan budaya.
“Saya mengajak kepada para seniman khususnya para musisi dangdut dan artis yang ada di Kabupaten Bekasi untuk selalu kompak, Seni itu indah bila disajikan dengan penuh tanggung jawab dan etika dalam berkesenian. Seni itu membawa kemajuan bila dilakukan dengan cara yg baik dan benar,” kata pria yang akrab disapa Agus Mein.” Kepada seputardaerah.com Kamis (31/01/2019)
Agus Mein berharap, di acara ulang tahun PAMMI yang ke 4 ini, agar kedepannya PAMMI dan pemerintah Kabupaten Bekasi lebih bersinergi. PAMMI sebagai satu-satunya organisasi profesi musik dangdut di Kab. Bekasi.
“Sebagai organisasi profesi, kedepan PAMMI bisa lebih bersinergi dengan Pemkab. Bekasi
dalam hal kegiatan di lingkungan pemerintah Kabupaten Bekasi untuk bidang pembinaan kesenian dan kegiatan hiburan,” harapnya.
Lebih lanjut dikatakan, dihari ulang tahun yang ke empat ini, semoga PAMMI akan terus eksis sebagai pemerhati dan pengawas khususnya musik dangdut di masa yang akan datang.
“Saya bersama PAMMI akan terus melakukan pengawasan dan pembinaan khususnya musik dangdut. Dan PAMMI sebagai organisasi profesi sudah melengkapi apa yang menjadi kewajiban organisasi sesuai Undang Undang Nomor 8 tahun 1985 Tentang Organisasi Kemasyarakatan. Juga saya ucapkan terima kasih kepada Dinas Pariwisata Kab. Bekasi yang sudah mempasilitasi tempat, hingga acara ulang tahun PAMMI berjalan lancar dan sukses,” pungkasnya.
Treni Bekasi :
Info Lengkap Terupdate, Trending Topik Bekasi, Berita Bekasi, Informasi Bekasi
Acara tersebut di hadiri pata artis dan musisi juga Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Kabupaten Bekasi. Hingga beberapa komonitas yang ada di Kabupaten Bekasi diantaranya PSE, KYLAW, Group Moge BROTHER HOOD.
Diungkapkan Agus Hermanto ketua DPC PAMMI Kab, Bekasi, dirinya berharap kepada semua komonitas seni khusus musik dangdut agar bersama-sama bersinergi membangun Kab. Bekasi melalui bidang seni dan budaya.
“Saya mengajak kepada para seniman khususnya para musisi dangdut dan artis yang ada di Kabupaten Bekasi untuk selalu kompak, Seni itu indah bila disajikan dengan penuh tanggung jawab dan etika dalam berkesenian. Seni itu membawa kemajuan bila dilakukan dengan cara yg baik dan benar,” kata pria yang akrab disapa Agus Mein.” Kepada seputardaerah.com Kamis (31/01/2019)
Agus Mein berharap, di acara ulang tahun PAMMI yang ke 4 ini, agar kedepannya PAMMI dan pemerintah Kabupaten Bekasi lebih bersinergi. PAMMI sebagai satu-satunya organisasi profesi musik dangdut di Kab. Bekasi.
“Sebagai organisasi profesi, kedepan PAMMI bisa lebih bersinergi dengan Pemkab. Bekasi
dalam hal kegiatan di lingkungan pemerintah Kabupaten Bekasi untuk bidang pembinaan kesenian dan kegiatan hiburan,” harapnya.
Lebih lanjut dikatakan, dihari ulang tahun yang ke empat ini, semoga PAMMI akan terus eksis sebagai pemerhati dan pengawas khususnya musik dangdut di masa yang akan datang.
“Saya bersama PAMMI akan terus melakukan pengawasan dan pembinaan khususnya musik dangdut. Dan PAMMI sebagai organisasi profesi sudah melengkapi apa yang menjadi kewajiban organisasi sesuai Undang Undang Nomor 8 tahun 1985 Tentang Organisasi Kemasyarakatan. Juga saya ucapkan terima kasih kepada Dinas Pariwisata Kab. Bekasi yang sudah mempasilitasi tempat, hingga acara ulang tahun PAMMI berjalan lancar dan sukses,” pungkasnya.
Treni Bekasi :
Info Lengkap Terupdate, Trending Topik Bekasi, Berita Bekasi, Informasi Bekasi
Langganan:
Postingan (Atom)


