Halaman

Minggu, 05 Maret 2023

Kaos Kaki Babelan

Konveksi Kaos Kaki Babelan adalah tigarete socks karena letaknya memang di Babelan sebab itu menjadi pilihan anda untuk menjadikannya sebagai referensi. kita sudah tau banyak sekali pembuat kaos kaki atau konveksi saat ini, namun kami selalu berupaya berinovasi dan menjaga kualitas serta kepercayaan terlajin.

Iklan tigarete.com
Iklan tigarete.com

Kaos Kaki di bekasi, babelan dan jakarta menjadi target pasar kami karena memang wilayah dari Kab. Babelan Kota sangat berdekatan sekali dengan Bekasi Kota maka kamipun sanggup dalam wilayah tersebut. Produsen kaos kaki ingin cepat berkembang agar upaya pemenuhan pasar di seluruh indonesia dapat terpenuhi dengan baik. maka dari itu untuk wilayah bekasi kami sangat berharap percayakan kepada kami untuk menjadi mitra anda selalu.

Produsen Kaos Kaki terpercaya menjadi moto kami di tigarete socks. sebab itu kami sangat menjaga kepercayaan pelanggan agar dapat menjadi pelangga setia kami dikemudian hari.

Kamis, 10 Februari 2022

Sales Toyota Jakarta

Sales Toyota Jakarta, Bekasi dan Babelan merupakan cover area jasa kami dalam melayani pesanan mobil berPlat B atau Jakarta, Bekasi dan Babelan Kota kami hadir untuk memenuhi kebutuhan untuk kendaraan anda seperti mobil toyota type MVP : calya, alphard, avanza, veloz, kijang inova, vellfire, venturer, voxy dan sienta. type Suv : rush, fortuner dan land cruisher. type hatchback : agya dan yaris. type sedan : camry, corrola altis dan vios. type commercial ada toyota hilux dan type sport ada toyota supra.

Sales Toyota Astrido
Sales Toyota Astrido

Astrido Toyota Kelapa Gading Mediterania VSP adalah Dealer mobil Toyota Jakarta yang memberikan pelayanan lengkap untuk anda, dalam menjual seluruh line-up Toyota.

Menyadari semakin kompleksnya selera dan permintaan pasar saat ini, Toyota Astrido terus berupaya meningkatkan pertumbuhan untuk menegaskan eksistensinya di industri otomotif melalui merek TOYOTA.

Terima kasih kepada client yang mempercayakan pesanan kendaraan kepada Perusahaan kepada kami dan melalui sales toyota astrido, mudah-mudahan diberikan kelancaran rezeki selalu.

Pesan Mobil Toyota Alphard
Pesan Mobil Toyota Alphard

 

Kamis, 03 Februari 2022

5 Mobil Toyota Terlaris

Mobil Toyota Terlaris – Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) mencatat telah merilis data Toyota masih mendominasi penjualan wholesales dengan 33.450 unit pada November 2021. Merek ini pun mendominasi 5 besar dari 10 mobil terlaris pada periode yang sama. Toyota Rush menjadi mobil terlaris dengan jumlah penjualan 6.285 unit. Capaian ini menandakan kedua kalinya Rush menggeser mobil sejuta umat Toyota Avanza. Sebelumnya pada Oktober, Rush mendominasi dengan penjualan 5.312 unit, menggeser Avanza ke urutan 14 dengan 1.701 unit. Toyota Innova mengisi posisi kedua dengan penjualan 5.871 unit, menggeser mobil LCGC Daihatsu Sigra yang pada Oktober menduduki posisi ini dengan penjualan 4.773 unit.

Mobil toyota terlaris
Mobil toyota terlaris

Posisi ketiga diisi oleh Toyota All New Veloz dengan pengiriman 4.210 unit. Hal ini pun menarik mengingat Toyota Veloz baru saja diluncurkan awal November 2021 menjelang GIIAS 2021. Lalu, posisi keempat diisi oleh kembaran Toyota All New Avanza. Mobil sejuta umat ini dikirimkan sebanyak 3.947 unit. Posisi kelima diisi oleh Toyota Raize dengan 3.901 unit.

Berikut daftar lengkap 10 mobil terlaris di Indonesia pada November 2021:

Toyota Rush – 6.285 unit.

Toyota Innova – 5.871 unit.

Toyota Veloz – 4.210 unit.

Toyota Avanza -3.947 unit.

Toyota Raize – 3.901 units.

Daihatsu Sigra – 3.471 unit.

Toyota Fortuner – 3.389 unit.

Daihatsu Xenia – 2.743 unit

Honda Brio – 2.713 unit.

Toyota Calya – 2.685 unit.

Jika anda berminat mengenai toyota sales toyota kami akan membantu anda kunjungi www.salesastrido.com, atau whatsapp ke 085716002015

Minggu, 07 Maret 2021

Ketua Lingkungan Peduli Lingkungan

Ketua Lingkungan atau disebut juga Ketua Rukun Tetangga (RT) adalah pembagian wilayah di Indonesia di bawah Rukun Warga. Rukun Tetangga bukanlah termasuk pembagian administrasi pemerintahan, dan pembentukannya adalah melalui musyawarah masyarakat setempat dalam rangka pelayanan kemasyarakatan yang ditetapkan oleh Desa atau Kelurahan. Rukun Tetangga dipimpin oleh Ketua RT yang dipilih oleh warganya. Sebuah RT terdiri atas sejumlah rumah atau KK (kepala keluarga). Dalam sistem birokrasi di Indonesia, biasanya RT (Rukun Tetangga) berada di bawah RW (Rukun Warga). seperti halnya kegiatan warga puri gardenia ini.

Ketua Lingkungan babelan atau wilayah babelan kota peduli terhadap lingkungan bisa dilihat dari program kerja rt ataupun mempunyai kegiatan bulanan rutin seperti : penyemprotan fogging untuk mencegah demam berdarah, penyemprotan disinfektan untuk mencegah penyebaran covid 19, penyemprotan roundup atau mematikan rumput liar, papan informasi rt atau mading rt untuk menginformasikan kegiatan kepada warga, kerja bakti bulanan dan pertemuan rutin bulanan yang selalu diadakan dimana setiap kegiatan ini menjadi ajang pertemuan warga dan silihaturahmi yang erat.

RT Puri Gardenia atau sosok ketua RT periode 2020 – 2023 di lingkungan perum puri gardenia

Ketua RT Babelan
Ketua RT

walapun muda selalu banyak belajar untuk belajar bersosialisasi dan tanggung jawab terhadap lingkungan. kalau bukan kita siapa lagi.

Rabu, 08 Mei 2019

Dishub Kesulitan Atasi Kemacetan

MACET
Kemacetan panjang terjadi di Jalan Diponegoro, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi
Dishub Kesulitan Atasi Kemacetan – Persoalan kemacetan di Kabupaten Bekasi masih terus terjadi. Dinas Perhubungan Kabupaten Bekasi masih kesulitasn untuk menentukan solusi yang tepat. Demikian disampaikan Kadishub Kabupaten Bekasi, Yana Suyatna.
Ia menjelaskan, kemacetan di wilayahnya disebabkan sejumlah hal. Di antaranya, pengerjaan Proyek Strategi Nasional (PSN) yang dilaksankan di Jalan Tol Jakarta Cikampek. Sehingga, terdapat kendaraan yang memilih untuk melintas di jalur arteri.

Menurutnya, diperlukan kerja sama seluruh stake holder untuk mengatasi persoalan tersebut. Karena, Dishub Kabupaten Bekasi kekurangan personil untuk mengurai kemacetan.
“Kemacetan memang selalu menjadi keluhan masyarakat. Dan terkadang apabila terjadi crowded (kepadatan lalu lintas) atau tidak bergerak, kami selalu siap dalam menjalankan tugas untuk mengatur, dan menggunakan sistem buka jalur untuk menjalankan volume kendaraan,” ujarnya.
Ia menyatakan, sejauh ini pihaknya bekerja sama dengan Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Metro Bekasi melakukan pengaturan lalu lintas.

Terpisah, Kasatlantas Polres Metro Bekasi, AKBP Heru Purnomo menuturkan, Satlantas selalu menurunkan personil sekitar 91 personil yang disebar di titik berpotensi macet.
Adapun titik tersebut, diantaranya posko Legenda, Cibitung, Pasar Cibitung, Kalijaya, dan wilayah perbatasan Kabupaten Bekasi dan Kota Bekasi.

”Kami siagakan pengatur lalu lintas, karena sudah ada beberapa posko lalu lintas. Dan kami juga ada yang bergabung dengan dinas perhubungan untuk kelancaran lalu lintas,” tuturnya.
Ia mengaku, pihaknya terkadang kesulitan untuk melakukan pengaturan ketika terjadi kemacetan lalu lintas. Hal tersebut lantaran tingginya volume kendaraan yang melintas.
“Sifat daerah yang maju itu adalah tingginya volume kendaraan, dan inilah yang menjadi tantangan kami dalam bertugas untuk menciptakan kelancaran lalu lintas dan keselamatan para pengendara,” ujarnya.


sumber : https://radarbekasi.id/2019/05/08/dishub-kesulitan-atasi-kemacetan/

Senin, 06 Mei 2019

Janji Eka Meleset

jalan rusak di Desa Babelan Kota
TAK KUNJUNG DIPERBAIKI : Pengendara melintasi jalan rusak di Desa Babelan Kota, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi
Janji Eka Meleset Perbaikan jalan rusak di Jalan Kebalen dan Babelan Raya di Kecamatan Babelan masih belum dilaksanakan sampai dengan saat. Padahal, Plt Bupati Bekasi, Eka Supria Atmaja telah berjanji untuk segera melakukan perbaikan beberapa waktu lalu.
Masyarakat sekitar yang tergabung dalam Komunitas Baca Rumah Pelangi membuat video kritikan terkait kerusakan jalan tersebut dengan durasi satu menit.
Mereka membahas perihal perbaikan jalan sudah dianggarkan namun tak kunjung direalisasikan.
“Kami terdorong membuat video supaya pemerintah bisa bekerja lebih cepat dan maksimal. Diharapkan melalui video singkat tersebut, jalan yang sudah beberapa tahun rusak segera diperbaiki,” ujar salah satu anggota Komunitas Baca Rumah Pelangi Adi Dika.
Sementara itu Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Iman Nugraha menuturkan, pelaksanaan perbaikan mundur dari waktu yang sudah ditentutukan.
Ia beralasan hal itu disebabkan lantaran adanya sistem di ULP yang down (lemah). Sehingga sistem tidak bisa digunakan, dan proses lelang pun tidak bisa berjalan.
“Proses lelang sudah kami ajukan sejak beberapa bulan sebelumnya. Namun saat itu sistem di ULP down (lemah), dan tidak bisa digunakan selama tiga minggu. Jadi proses lelang belum bisa berjalan, sehingga berdampak tidak bisa selesai pada bulan April,” ujar Iman, kemarin (3/5).
Iman menyatakan, masih dibutuhkan proses lelang yang harus ditempuh untuk pelaksanaan kegiatan perbaikan Jalan di wilayah Babelan. Ia berjanji kepada masyarakat perbaikan jalan bisa terealisasi usai lebaran.

”Jadi karena sistem down (lemah) sebelumnya, kami memohon maaf kepada masyarakat lantaran belum bisa merealisasikan perbaikan. Dan saat ini masih proses lelang, kami akan maksimalkan bisa terealisasi secepatnya,” tuturnya.


sumber : https://radarbekasi.id/2019/05/04/janji-eka-meleset/

Perayaan HUT Ke-73 Desa Babelan Kota Berlangsung Meriah

Kepala desa babelan kota
Perayaan HUT Desa Babelan Kota - Senam Maumere meramaikan Halaman Desa Babelan Kota pada Sabtu, 4 Mei 2019 pagi. 5 peserta lomba senam turut meramaikan perayaan HUT Ke-73 Desa Babelan Kota Kec. Babelan Kabupaten Bekasi.

100 peserta lomba mewarnai dan 15 kelompok peserta lomba tari berkompetisi dengan semangat memperebutkan hadiah utama dengan disaksikan perwakilan Muspika Kecamatan Babelan.
HUT Desa yang digabungkan dengan HUT Swara Komunikasi Babelan Kota (Rakomba) yang ke-3 ini juga diramaikan dengan penampilan live musik dari The Next Level Band dan hiburan stand Up Komedi dari Reno "Joker" Sebastian atau dikenal dengan Bang Joker.

"Saya senang sekali melihat antusias warga mengikuti perayaan HUT Ke-73 Desa Babelan Kota ini, semoga kesenian dan kebudayaan di Babelan Kota terus berkembang dengan wadah lomba seperti sekarang" ungkap Saidih David saat secara resmi membuka acara setelah menerima peserta karnaval budaya yang diikuti sekitar 300 warganya.
Pertunjukan seni budaya
HUT Ke-73 Desa Babelan Kota akan berlangsung hingga malam hari menampilkan banyak acara termasuk Lenong dan Kesenian Ujungan dari Perguruan Silat Cinong Bekasi. Di lokasi acara tampak booth Destana, Komunitas Pecinta Reptil, dan booth UMKM.

Acara ini dihadiri oleh segenap komunitas budaya dan kesenian, hadir pula perwakilan dari Kecamatan Babelan, Koramil 04/Babelan, Polsek Babelan, BPD Babelan Kota, Destana, Karang Taruna, FORISBA, BBC, JAJAKA, RR18, PAC Pemuda Pancasila Babelan Kota, Perguruan Silat Tjinong Sengkilap, PS Cimande Tepak Jadi, PS Sima Maung, PS Setia Wargi Waluyu, PS SHT, Kumbesi, Si Abang, KB3, Rumah Pelangi Bekasi, Saka Bhayangkara Babelan dan tamu undangan.
Dicky Pratama selaku ketua panitia pelaksana acara merasa cukup puas karena semua acara berjalan lancar.


"Alhamdulillah semua berjalan lancar dan cuaca mendukung, terima kasih kepada segenap panitia dan teman-teman semua sehingga acara ini berjalan sukses sesuai dengan yang rencana."

Kamis, 02 Mei 2019

Udara Kabupaten Bekasi Tercemar

Udara Kabupaten Bekasi Tercemar – Kondisi polusi debu di Kabupaten Bekasi telah melebihi baku mutu. Bahkan, debu tersebut melebihi polusi dari emisi kendaraan bermotor maupun industri.
Berdasarkan Peraturan Pemerintah nomor 41 tahun 1999 tentang Pengendalian Pencemaran Udara, baku mutu partikular debu yakni 230 mikrogram per meter kubik. Angka itu dihitung dari hasil pengukuran selama 24 jam pada satu titik.

Sedangkan, dari hasil pengukuran Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bekasi, debu atau total suspended particulate (TSP) telah mencapai angka 455 mikrogram.
Namun, Pemerintah Kabupaten Bekasi tidak memiliki alat yang mumpuni untuk memonitor kondisi udara. Pengecekan-pun hanya dapat dilakukan secara manual.
Kepala Bidang Pengendalian Pencemaran dan Pemulihan Lingkungan Hidup pada Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bekasi, Rosid Hardiana mengatakan, tingginya polusi debu disebabkan karena kondisi alam di Kabupaten Bekasi yang terbilang gersang.
“Dari hasil pemantauan, debu itu karena memang kondisi alamnya Kabupaten Bekasi demikian gersang. Debu terangkat, terbawa kendaraan yang melintas. Apalagi banyak juga kendaraan besar, serta sebagai daerah industri,” ujarnya, Senin (29/4).
Ia menjelaskan, pengukuran debu itu dilakukan pihaknya didekat Gerbang Tol Cikarang Barat, tepatnya dibawah jembatan layang di Desa Pasirkonci, Kecamatan Cikarang Selatan.
Peningkatan polusi debu pun terjadi di sejumlah titik lainnya. Di antaranya di Pasar Serangbaru dengan angka 330,9 mikrogram serta di Pasar Cibarusah (259,9 mikrogram).
Rosid mengatakan, dari hasil pemetaan, terdapat sejumlah titik yang menjadi lokasi pencemaran udara, terutama debu.
“Total kami petakan ada 13 titik yang mengalami gangguan polusi udara. Selain tiga titik lain, ada terminal Cikarang, stasiun Lemahabang, pertigaan Jalan Nasional Pilar, kemudian terjadi juga di sekitar kawasan pemukiman di Tambun Selatan,” jelasnya.
Sementara itu, Serdadu Komunitas Cibiet (Sekoci) Gunawan menuturkan, terkait masalah lingkungan perlu ada perhatian dari pemerintah daerah.
Menurutnya, kondisi udara di Kabupaten Bekasi sungguh sudah tidak baik bagi kesehatan masyarakat. Hal itu, kata dia, lantaran kurangnya pengawasan serta keterbatasan alat pengukur baku mutu udara.

“Kami kebetulan konsen masalah lingkungan, jadi tercemarnya lingkungan itu bukan hanya kalinya saja. Namun udara untuk pernafasan juga kurang baik untuk penghirupan udara bagi masyarakat,” ujarnya.


sumber : https://radarbekasi.id/2019/04/30/udara-kabupaten-bekasi-tercemar/

Atlet Petanque Kota Dilirik Jabar

Petanque
Atlet Petanque Kota Bekasi menjalani latihan di salah satu lapangan
Atlet Petanque Kota Dilirik Jabar – Atlet Federasi Olahraga Petanque Indonesia (FOPI) Kota Bekasi, dibidik pengurus daerah (Pengda) Jawa Barat jelang Pekan Olahraga Nasional (PON) Papua 2020 mendatang.
Pasalnya Kota Bekasi sejauh ini berada di urutan kedua terbaik setelah Kota Bandung di Seleksi Pemusatan Latihan Daerah (Selekda) PON Jabar.
Ketua Harian FOPI Kota Bekasi, Azzi Faiz Rido mengatakan, lima atletnya dipanggil mengikuti Selekda PON.

“Lima atlet itu yakni, Irwan, Fahmi Mubarok, Windu Aji Saputra, Yolanda Dwi Ocktaviana dan Andre Anggita,” ujarnya kepada Radar Bekasi.
Pria yang akrab disapa Azzi itu menegaskan, atletnya memiliki peluang besar masuk Pemusatan Latihan Daerah (Pelatda) PON Jabar.
“Persiapan menghadapi selekda, atlet petanque Kota Bekasi menjalankan latihan intensif setiap hari demi lolos memperkuat Jabar di PON Papua,” harapnya.
Dia menambahkan, regulasi PON, secara bertahap sudah di sampaikan pada pengurus daerah (Pengda).

Terpisah, Ketua Bidang Pembinaan dan Prestasi FOPI Kota Bekasi, Tatang Iskandar optimis ada wakil Kota Bekasi di PON. Terlebih prestasi lima atletnya cukup diperhitungkan di Jawa Barat.
“Kita optimis, atlet Kota Bekasi bisa ambil bagian di PON nanti,” katanya.
Namun, lanjut Tatang, atlet yang berpeluang lolos tidak jumawa. Karena, kuota atlet di PON sangat terbatas. PB PON memberikan kuota atlet untuk Jawa Barat sebanyak 14 nomor terdiri dari tujuh atlet putra dan tujuh atlet putri.

“Di bulan ini ada seleksi terakhir, selama dua hari di lapang petanque STKIP Pasundan, Cimahi. Kita masih menunggu jadwalnya,” terangnya.
Tatang menambahkan, hasil pantauannya, empat atlet dari lima yang diturunkan memiliki peluang besar. “Peluang ada di empat alet. Tapi kita lihat saja nanti. Yang pasti, kita memiliki potensi,” tukasnya.


sumber : https://radarbekasi.id/2019/05/02/atlet-petanque-kota-dilirik-jabar/

Tujuh Kelurahan Rawan Longsor

Tujuh Kelurahan Rawan Longsor – Sejumlah wilayah di Kota Bekasi rawan terjadi longsor. Pada umumnya, wilayah tersebut berada disepanjang aliran Kali Bekasi. Badan Penanggulanganan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bekasi mencatat, ada tujuh kelurahan di Kota Bekasi yang rawan terjadi longsor, yakni   Kelurahan Bojong menteng, Kelurahan Bojong rawalumbu, Kelurahan Sepanjangjaya, Kelurahan Margajaya, Kelurahan Margahayu, Kelurahan Telukpucung, Kelurahan Jatiasih

Wakil Ketua Satgas BPBD Kota Bekasi, Karsono memperingatkan agar warga yang berada di sekitar bantaran kali bekasi untuk waspada. ”Semua wilayah itu terletak dibantaran Kali Bekasi, daerah aliran sungai. itu harus diwaspadai karena lokasi berada di aliran sungai rawan pergeseran yang berakibat longsor,” jelasnya.
Seperti yang terjadi di lingkungan RT 004 RW 001, Kelurahan Telukpucung, Kecamatan Bekasi Utara kemarin. Tanah di sekitar lingkungan tersebut kerap bergeser saat debit air mencapai puncaknya.

Pantauan dari Radar Bekasi tanah amblas sekitar 23 cm. BPBD mencatat setidaknya lima rumah terdampak dari pergeseran tanah tersebut, sementara total 16 jiwa terancam keselamatannya.
Sementara itu, salah seorang Warga sekitar, Juwita (44) mengaku khawatir karena tinggal berdekatan dengan bibir sungai kurang lebih satu meter. Sebelumnya, sebelumnya jarak rumah dengan bibir sungai sekitar 4 meter, namun saat ini bibir sungai semakin mendekati rumahnya.
“Saya juga kalo banjir itu deg-degan, Kalo abis ujan itu kan air meluap nah pas surut tanahnya terkikis,” katanya saat dijumpai dirumahnya, Senin (29/4).
Menurut keterangannya, warga mendapati tanah sudah dalam kondisi yang berbeda pada hari minggu (28/4), setelah air mencapai puncaknya pada hari Sabtu (27/4) lalu.
Dirinya berharap pemerintah memberikan perhatian dengan membuat turap di kali Bekasi supaya tidak tergerus lebih lebar lagi. Satu rumah setelah Juwita diketahui bagian belakang tepatnya dibagian dapur tanah dibawahnya telah tergerus air Minggu (28/4) lalu.
“Istilahnya ke pemerintah itu pinggir kali dibikin turap biar nggak ngikis, dulunya kan jauh ini, masih bisa main, sekarang kan habis. Saya itu aja permohonan saya sama pemerintah dibikin turap,” kata warga yang sudah tinggal dilingkungan tersebut selama 25 tahun itu.
Terpisah, Lurah Telukpucung, Muhammad Arif Rahman mengatakan bahwa ada pertengahan tahun 2018 lalu pihak pemerintah Provinsi sudah melakukan survey untuk membuat turap dilingkungan tersebut.
“Kemairn 2018 ada dari provinsi datang mengukur bibir sungai, katanya mau ada turap, nah ntar dari bibir sungai atau dari tengah sungai 30 meter itu saya belum jelas, Semua sampai perbatasan kabupaten, sampai perbatasan Telukpucung dari makam,” ungkapnya.
Dia mengaku, turap akan dibangun seperti yang ada di daerah RW 03, tepatnya dibelakang Giant. Ia menjelaskan bahwa di daerah RW 01 dan RW 03 tersebut memang kerap terkena dampak dari luapan air kali Bekasi ketika debit air naik, hal itu terjadi meskipun tidak ada hujan di wilayahnya, namun air tersebut juga akibat dari derasnya air di bagian hulu yakni sungai Cikeas.
Nah setiap habis daerah aliran sungai Bekasi-Cikeas besar, habis aliran gede kan surut tuh airnya secara ilmiah juga habis ada air, lumpur kan nggak kuat itu dipinggir-pinggirnya, terjadi lah pergeseran atau erosi,” imbuhnya.

Pada tahun 2010 lalu, pemerintah Kota Bekasi pernah berniat untuk membebaskan tanah di sekitar aliran Kali Bekasi tersebut. Namun urung dilakukan karena warga membanderol ganti rugi yang dinilai terlalu tinggi.


sumber : https://radarbekasi.id/2019/04/30/tujuh-kelurahan-rawan-longsor/

Kali Busa Darurat Sampah

Sampah
Sejumlah warga membersihkan sampah yang menumpuk di aliran Kali Busa, Kelurahan Bahagia, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi
Kali Busa Darurat Sampah – Kali Busa di Keluarahan Bahagia, Kecamatan Babelan Kabupaten Bekasi dipenuhi sampah. Sejak sepekan terakhir warga secara swadaya melakukan pembersihan khawatir luapan kali kembali terjadi.
Sebelumnya luapa kali sempat merendam kawasan tersebut. Sampah yang mengalir dari beberapa wilayah diduga jadi penyebab.
Ketua RT006/023 Kelurahan Bahagia, Yuskamdani mengatakan, jika dilakukan pembiaran kondisi semakin parah.
“Warga disini tidak diam meskipun sampah-sampah yang menumpuk di Kali Busa bukan dari warga setempat. Sebelumnya air kali meluap merendam pemukiman warga,” ujarnya kepada Radar Bekasi Rabu (5/1).
Banyaknya tumpukan sampah perlu penanganan secara kontinyu. Sejauh ini, secara bertahap warga melakukan pembersihan agar kondisi kali kembali normal.
“Alat kami juga seadanya cuma kayu dan bambu, kalau menunggu pemerintah mungkin lama mengingat alat berat susah juga masuk kesini,” ucapnya.
Sejauh ini, penanganan diakui Yuskamdani terkendala banyaknya bangunan liar. Sehingga akses penanganan sampah terhalang.

“Kami terkendala bangunan liar disini kalau tidak warga dengan leluasa membersihkan sampah-sampah,” terangnya.

Dilokasi yang sama, Ketua RW023, Daryanto mengharapkan adanya kerja sama antara warga yang berada di Kelurahan Kaliabang Tengah dan Desa Setia Asih untuk menjaga kebersihan Kali Busa.
“Kali Busa bukan masuk wilayah kami saja tetapi masuk warga Kaliabang Tengah dan Desa Setia Asih. Harus ada sinergitas untuk menjaga Kali Busa, sebab dampaknya juga ke mereka-mereka juga,” tegasnya.
Pihaknya juga meminta pemerintah sigap menangani laporan warga atas pencemaran sampah tersebut.

”Pemerintah juga jangan diam, harus sigap apabila mendapat laporan dari warga,” tuturnya.


sumber : https://radarbekasi.id/2019/05/02/kali-busa-darurat-sampah/

Rabu, 10 April 2019

Rasakan 3 Manfaat Ini Saat Tertawa

Rasakan 3 Manfaat Ini Saat Tertawa
Manfaat tertawa
Rasakan 3 Manfaat Ini Saat Tertawa Tertawa ternyata bukan hanya aktivitas yang menggembirakan. Melainkan juga menyehatkan.
Manfaat tertawa yang berkualitas ternyata cukup luas, yaitu memproteksi diri dari masalah emosional yang disebabkan oleh depresi dan stres jangka panjang.
Kesehatan jantung dipercaya akan selalu terjaga ketika seseorang sering tertawa.
Beberapa manfaat tertawa untuk kesehatan seperti dilansir laman MSN.

1. Menurunkan Tekanan Darah
Penelitian telah menemukan dampak positif pada aliran darah peserta penelitian setelah mereka setelah menonton acara hiburan berbasis komedi.
Satu studi, misalnya, mengamati peningkatan pelebaran pembuluh darah pada orang yang menonton film lucu.
Kepatuhan arteri menunjukkan peningkatan selama 24 jam setelah subjek menonton film.
Tertawa kemungkinan bukan solusi lengkap untuk jantung yang sehat, tetapi tampaknya berkontribusi terhadap efek positif.

2. Menghilangkan Stres
Respons fisik yang disebutkan di dalam tubuh juga mengaktifkan respons stres Anda sebelum mendinginkannya secara tiba-tiba. Hasilnya, Anda mengalami perasaan santai.
Faktanya, satu penelitian mengaitkan antisipasi tawa dengan berkurangnya tingkat tiga hormon stres – kortisol, epinefrin, dan dopac. Mereka ditemukan menurun masing-masing 39 persen, 70 persen, dan 38 persen.
Meskipun ini adalah efek jangka pendek, ada kemungkinan bahwa tertawa bisa memainkan peran terapi dalam jangka panjang.
Terapi tawa telah dipelajari sebagai alat manajemen stres, terutama bagi mereka yang menderita kecemasan dan depresi.

3. Meningkatkan Imunitas
Lee Berk dari Loma Linda University, California mengatakan bagaimana tertawa juga dikaitkan dengan tingkat peradangan yang lebih rendah dan aktivitas sel pembunuh yang lebih tinggi dalam tubuh.
Sel-sel ini membantu sistem kekebalan tubuh Anda mempertahankan tubuh terhadap penyakit.


sumber : https://sulsel.pojoksatu.id/baca/rasakan-3-manfaat-ini-saat-tertawa

Dukung Gamers Juara Piala Presiden

Dukung Gamers Juara Piala Presiden
Wakil Wali Kota Bekasi Tri Adhianto foto bersama dengan atlet e-sport Bekasi
Dukung Gamers Juara Piala Presiden Wakil Wali Kota Bekasi Tri Adhianto mendukung penuh atlet e-sport Kota Bekasi yang akan bertanding pada ajang Piala Presiden E-Sport, yakni kompetisi terbesar di Indonesia yang digelar dari Februari hingga Maret.
“Ketertarikan anak muda menjadi gamers sangat tinggi, untuk itu tepat sekali ada wadahnya supaya bakat mereka tersalurkan. Nah, itu dibuktikan Bekasi sebagai salah satu tuan rumah Piala Presiden E-sport dari 8 kota. Saya mendukung penuh atlet gamers Bekasi untuk mampu menunjukan skill-nya di kancah nasional,” kata Tri beberapa waktu lalu.
Ada 2 tahapan yang dijalani oleh peserta yaitu kualifikasi regional dan nasional. Delapan kota menjadi tuan rumah yakni Denpasar, Palembang, Surabaya, Makassar, Manado, Solo, Pontianak dan Bekasi. Sebelumnya, Tri Adhianto menghadiri langsung pertandingan dan memberikan medali pada final regional Bekasi, Minggu (3/3) bersama Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) Triawan Munaf. Humble E-sport Team keluar sebagai juara dan mewakili Kota Bekasi untuk selanjutnya bertanding dengan finalis dari kota lainnya dalam memperebutkan trofi Piala Presiden E-sports.
Melalui Piala Presiden E-sport 2019 ini, Tri berharap muncul nilai-nilai positif yang dapat diambil oleh para peserta khususnya anak muda yang hobi bermain game.

“Nilai sportivitas e-sports ternyata bisa menjadi salah satu cara untuk mengajarkan generasi muda untuk tetap menghormati dan menghargai orang lain. Saya berharap peserta dapat mengembangkan value yang ada di e-sports, seperti disiplin, kerja sama, kedisiplinan dan kolaborasi,” ujar pria yang akrab disapa Mas Tri.

Grand Final Piala Presiden E-sport 2019 sendiri akan dilaksanakan pada 30-31 Maret 2019. Adapun game yang dimainkan adalah Mobile Legend.


sumber : https://radarbekasi.id/2019/03/08/dukung-gamers-juara-piala-presiden/

Persiapan Pemilu Layanan SIM dan SKCK Ditiadakan

Kompol Erna Ruswing
Kasubag Humas Polres Metro Bekasi Kota, Kompol Erna Ruswing
Persiapan Pemilu Layanan SIM dan SKCK Ditiadakan Polres Metro Bekasi Kota akan meniadakan layanan pembuatan dan perpanjangan Surat Izin Mengemudi (SIM) dan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) jelang Pemilu 2019.

Kasubag Humas Polres Metro Bekasi Kota, Kompol Erna Ruswing mengatakan, peniadaan layanan dilakukan mulai tanggal 16 April sampai 19 April 2019 medatang.
“Untuk pelayanan SIM dan SKCK ditiadakan karena adanya persiapan Pemilu,” kata Erna kepada Radar Bekasi, Selasa (9/4).

Dirinya menghimbau, supaya masyarakat yang  masa berlaku SIM dan SKCK – nya akan habis segera mengurus di Polres Metro Bekasi Kota.

“Apabila ada yang hendak perpanjang (SKCK), dari sekarang diperpanjang. Demikian juga kalau pembuatan (dan perpanjangan) SIM, kalau sudah waktunya pada tanggal 16 – 19 mati, silahkan segera diperpanjang,” ujarnya.


sumber : https://radarbekasi.id/2019/04/09/persiapan-pemilu-layanan-sim-dan-skck-ditiadakan/

Ini Penyebab Kemacetan Tol Japek yang Berdampak ke Kota Bekasi

CECEK KOSASIH
Deputy GM Traaffic Management Jasa Marga Cabang Jakarta – Cikampek, Cece Kosasih.
Ini Penyebab Kemacetan Tol Japek yang Berdampak ke Kota Bekasi – Sejumlah ruas jalan di Kota Bekasi mengalami kemacetan sejak pagi hinnga siang hari, Selasa (9/4). Hal itu disebabkan karena kemacetan yang terjadi di Jalan Tol Jakarta  – Cikampek (Japek).
Pantauan Radar Bekasi, sejumlah jalan yang mengalami kemacetan diantaranya Jalan Raya Sultan Agung, Jalan Ir. H. Juanda, Jalan Jenderal Ahmad Yani, Jalan KH Noer Ali Kalimalang dan Jalan Mayor M. Hasibuan.

Deputy GM Traffic Management Jasa Marga Cabang Jakarta Cikampek, Cece Kosasih mengatakan, kemacetan tersebut terjadi akibat sedang dilaksanakanya pemasangan batang jembatan (erection girder) di ruas Tol Japek pada malam harinya.

Pemasangan batang jembatan untuk proyek Jakarta Cikampek II (Elevated) ini dilakukan di KM 14, KM 22 dan KM 41 Tol Japek.

Selain itu, kemacetan juga disebabkan karena adanya dua kendaraan yang mengalami kerusakan di dalam Tol Japek arah Jakarta. Pertama, truk yang mengalami patah sasis yang menyebabkan truk bermuatan sepeda motor dibelakangnya terperosok saat hendak menghindar.

“Kebetulan, pagi tadi pukul 05.50 WIB ada truk yang patah sasis ke arah kota (Bekasi). Lalu, truk lain yang bermuatan kendaraan bermotor menghindari truk sebelumnya. Karena terlalu pinggir, truk tersebut terperosok hingga menutup lalu lintas. Sebenarnya lokasi tepatnya di tol dan efeknya hingga ke Kota Bekasi ini,”


sumber : https://radarbekasi.id/2019/04/09/ini-penyebab-kemacetan-tol-japek-yang-berdampak-ke-kota-bekasi/

Jumat, 29 Maret 2019

Penerimaan Pajak dari Influencer Diprediksi Meningkat

Illustrasi Sosial Media
Media sosial influencer
Penerimaan Pajak dari Influencer Diprediksi Meningkat – Potensi penerimaan pajak dari influencer media sosial (medsos) cukup menggiurkan. Pada 2017, pemerintah menerima pajak Rp2,7 miliar dari sekitar 51 wajib pajak yang mencatatkan diri sebagai YouTuber dan selebgram.
Staf Ahli Menteri Keuangan Bidang Pengawasan Perpajakan Puspita W. Surono mengatakan, pemerintah memang tidak menerapkan aturan khusus untuk para influencer itu.

Sebab, Indonesia menganut sistem pajak self-assessment. Wajib pajak secara mandiri melaporkan penghasilan dan harta kekayaannya kepada negara. “Memang sistem di Indonesia begitu. Jadi, kami cuma bisa mengingatkan (wajib pajak),’’ kata Puspita di Hotel Atlet Century Park, kemarin.
Tahun ini Puspita mengaku tidak mempunyai target khusus. Namun, seharusnya, penerimaan pajak dari segmen itu meningkat. Sebab, jumlah influencer di Indonesia juga semakin banyak seiring berkembangnya perekonomian digital.

Puspita menegaskan bahwa pajak untuk para influencer tidak berbeda dengan profesi-profesi yang lain. Jika sang influencer mempunyai tim yang terdiri atas videographer, fotografer, manajer, dan lain-lain, dia akan dikenai pajak UKM.

Tarifnya 0,5 persen dari omzet per tahun. Namun, jika profesi itu berstatus sampingan, sang influencer wajib melaporkannya sebagai penghasilan.
“Tetap dilaporkan sebagai penghasilan tambahan dalam SPT-nya (surat pemberitahuan),’’ jelas Puspita.
Tahun ini pemerintah menargetkan total penerimaan pajak Rp 1.577,56 triliun. Itu sekitar 73 persen dari total penerimaan negara. Sementara itu, target defisit anggaran tahun ini Rp 295,9 triliun atau 1,84 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB).
Kekurangan anggaran tersebut ditutupi dengan utang. Menurut Puspita, jika warga negara taat membayar pajak, Indonesia akan semakin bebas utang. Kalau masyarakat tidak suka kita berutang untuk pembangunan, itu bisa. Asalkan, ya, semua orang yang pendapatannya di atas PTKP (penghasilan tidak kena pajak) taat membayar pajak,’’ ucap Puspita.

Ekonom Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Aviliani mengungkapkan, sesuai Undang-Undang (UU) Nomor 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara, pemerintah diperbolehkan mengelola anggaran dengan defisit maksimal tiga persen PDB.
Artinya, negara diberi ruang untuk membiayai pembangunan lewat utang. Jika ekonomi tumbuh tetapi ketaatan pajak di suatu negara masih rendah, utang tak dapat dihindari.

“Kita bisa, kok, mengurangi defisit APBN kalau kita semua sudah memenuhi kewajiban membayar pajak,’’ tutur Aviliani.

sumber : https://radarbekasi.id/2019/03/28/penerimaan-pajak-dari-influencer-diprediksi-meningkat/


Treni Bekasi :
Info Lengkap Terupdate, Trending Topik Bekasi, Berita Bekasi, Informasi Bekasi

Kepatuhan Pejabat Pemkab Jeblok

Dugaan Penggantian Kepala Puskesmas Sepihak Ditelusuri
Sejumlah Aparatur Sipil Negara (ASN) di Pemkab Bekasi tengah berbaris
Kepatuhan Pejabat Pemkab Jeblok – Tingkat kepatuhan pejabat pemerintah Kabupaten Bekasi terkait penyampaian Laporan Harta Kekayaan Negara (LHKPN), terendah se-Jawa Barat.
Dari 295 pejabat Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi yang wajib menyampaikan LHKPN, baru sekitar 37 pejabat melaporkan harta kekayaannya.
Kondisi itu menjadi catatan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), termasuk perihal komitmen pimpinan kepala daerah Plt Bupati Bekasi.

Hal itu dipertegas Spesialis Muda Direktorat Pendaftaran dan Pemeriksaan LHKPN KPK, Galuh Sekardhita Buana Chandra Murti, usai pelaksanaan bimbingan teknis terkait pengisian format LHKPN, di Gedung Wibawamukti Kabupaten Bekasi, Rabu (27/3).
Kata Galuh, komitmen kepala daerah sangat menentukan para jajaran atau bawahan terkait kepatuhan penyerahan LHKPN. Menurutnya, jika kepala daerah tingkat kepatuhannya masih rendah, akan berdampak kepada bawahan.
Lanjut Galuh, pihaknya sudah melayangkan surat berbentuk sanksi administrasi sepekan lalu untuk kepala daerah, terkait masih rendahnya tingkat kepatuhan pejabat Pemkab Bekasi.
“Kebetulan catatan kami Plt Bupati Bekasi belum menyerahkan, dari data per tanggal 24 Maret 2019. Tingkat kepatuhan di Pemkab Bekasi ini sekitar 8 persen. Kemudian terbaru hingga hari ini (kemarin) bertambah menjadi 11 persen. Namun itu juga masih yang terendah di bawah Depok 17 persen dan Kota Cirebon,” jelasnya.
Sambung dia, dari 295 pejabat wajib lapor, hanya 11 persen atau 37 pejabat di Pemkab Bekasi yang melaporkan harta kekayaannya.
Dari hasil observasi Direktorat PP LHKPN, rendahnya kepatuhan pejabat negara melaporkan LHKPN, diakui Galuh, kerap terjadi di sejumlah daerah. Padahal, pelaporan harta kekayaan wajib sesuai Undang-Undang Nomor 28 Tahun 1999. UU tersebut berkaitan tentang penyelenggara negara yang bersih dan bebas dari korupsi, kolusi dan nepotisme. Serta UU 30/2002 tentang komisi pemberantasan tindak pidana korupsi.

Selain itu, penyederhanaan prosedur pun telah dilakukan. Bahkan pejabat hanya perlu melaporkan harta kekayaan secara praktis melalui daring. Hanya saja, ketidakpatuhan kerap terjadi.
“Untuk beberapa daerah keluhannya karena jaringan sinyal yang kurang baik, serta kemampuan pengoperasian internet yang belum baik. Tapi hal itu tidak terjadi di Pulau Jawa,” tegasnya.
Menurutnya tidak ada lagi alasan pejabat untuk tidak melaporkan harta kekayaannya. ”Jadi bukan lagi persoalan prosedur. Karena kalau pun ada kesulitan dapat meminta KPK untuk melakukan pendampingan. Tapi secara umum lebih pada personalnya, kemauan mereka menyampaikan LHKPN,”kata Galuh.

Sambung Galuh, rendahnya tingkat kepatuhan pejabat Pemkab Bekasi, tidak pada pejabat Pemkot Bekasi, dan Pemkab Karawang. Dimana dari 27 kota/kabupaten di Jawa Barat, Pemkot Bekasi dan Pemkab Karawang memiliki tingkat kepatuhan tertinggi.
“Hingga 24 Maret 2019 kemarin, Kota Bekasi menjadi yang tertinggi dengan 98 persen pejabatnya sudah menyerahkan LHKPN, kemudian diikuti dengan Pemkab Karawang,” ujarnya.
Sementara, Sekretaris Daerah Kabupaten Bekasi, Uju mengatakan, pihaknya akan memberikan sanksi kepada para pejabat wajib LHKPN. Salah satunya kata Uju, tertundanya kenaikan pangkat bagi pejabat yang tidak menyerahkan LHKPN.

Guna meningkatkan kepatuhan LHKPN, pihaknya telah menerbitkan surat imbauan. Selain wajib, LHKPN menjadi syarat bagi pejabat untuk mengikuti lelang jabatan tingkat Eselon II.
“Kami tetapkan bahwa salah satu syarat kalau ingin ikut lelang jabatan harus melaporkan LHKPN. Jadi LHKPN ini menjadi kesempatan bagi mereka yang ingin ikut lelang,” katanya.
Di sisi lain, Uju mengakui tingkat kepatuhan pejabat Pemkab Bekasi tergolong rendah meski surat teguran telah dilayangkan pada mereka yang membandel. Sedangkan, ketika disinggung penyebab banyaknya pejabat yang tidak patuh, Uju enggan menanggapi lebih jauh. “LHKPN itu wajib, kalau wajib berarti yang tidak melakukan dosa. Harusnya ditanya ke orangnya kenapa tidak melapor,” ujarnya.

sumber : https://radarbekasi.id/2019/03/28/kepatuhan-pejabat-pemkab-jeblok/


Treni Bekasi :
Info Lengkap Terupdate, Trending Topik Bekasi, Berita Bekasi, Informasi Bekasi

Motorway Murah

Motorway Murah – Saya pilih lewat jalan tol. Yang di Pakistan disebut Motorway. Dari Lahore ke Islamabad. Sejauh 370 km. Ke arah utara.
Baru tahu: di Pakistan tiket jalan tolnya murah sekali. Dibanding tol menuju kampung saya di Magetan. Lahore-Islamabad ini hanya 680 rupee. Atau sekitar Rp 70 ribu.
Bandingkan Surabaya-Madiun yang hanya 170 km. Tidak sampai separonya. Tarifnya Rp 150.000. Dua kali lipatnya.

Besoknya saya lewat tol yang lain lagi. Dari Islamabad ke Balakot. Baru selesai setengahnya. Harus exit di ujung jalan yang masih dikerjakan. Masuk ke jalan lama. Sebelum kota Abbottabad.
Tapi saya syukuri saja. Sekalian melihat kota yang begitu banyak sekolahnya. Termasuk pusat sekolah militer. Yang di sebuah rumah di belakang akademi militer itulah Osama Bin Laden disergap. Menjelang subuh 2 Mei 2011. Oleh tentara khusus AS yang naik dua helikopter Black Hawk. Yang terbang selama 1,5 jam dari Afganistan. Mendarat di halaman rumah itu.
Kota Abbottabad ternyata besar sekali. Juga sangat padat. Dengan rumah miskin. Sampai ke lereng-lereng gunungnya.

Melihat padatnya lereng gunung itu saya teringat kota Madellin. Saat saya ke  Colombia. Mirip sekali.
Melintasi kota Abbottabad ini kendaraan hanya bisa merayap. Di jalan aspal yang berdebu. Truk, bus, angkot, sepeda motor berebut celah.
Penat sekali. Dari ujung kota ini memerlukan waktu satu jam sendiri. Untuk ke ujung kota lainnya.
Saya membayangkan lagi lewat di Pamulang. Di Jakarta selatan. Atau sekitar bandara Pondok Cabe. Ruwet sekali.
Lebih sumpek lagi karena saya kepikiran disway. Hari itu saya belum menulis DisWay untuk besok paginya. Mobil ini terlalu bergoncang untuk menulis. Banyak lubang di jalan. Atau polisi tidur.
Selepas Abbottabad mungkin baru bisa menulis. Ternyata tidak. Jalannya penuh tikungan. Di sela-sela tebing gunung yang tinggi. Jalannya juga tidak mulus.
Inilah jalur utama menuju Kashmir. Melewati jalan bercabang di pertigaan setelah Abottabad.
Tapi saya ikuti jalan yang lurus. Menuju Balakot. Yang kalau diteruskan sampai perbatasan dengan Xinjiang, Tiongkok. Tinggal 50 km lagi dari Balakot.
Saya tidak sampai perbatasan itu. Berhenti di Balakot. Daerah yang 13 tahun lalu hancur total oleh gempa bumi. Yang penduduknya tinggal di lereng-lereng gunung berbatu. Yang puncaknya masih bersalju. Pun sampai akhir Maret ini. Di balik gunung itulah wilayah Kashmir. Yang lagi panas. Dua pesawat India ditembak jatuh.
Pesawat itu lagi mengincar satu kampung di daerah ini. Yang dianggap pusatnya ekstrimis –atau pejuang gigih– Kashmir.
Wilayah ini termasuk kaki pegunungan Himalaya. Karena itu puncak-puncaknya masih bersalju.
Penduduk setempat juga tinggal di sepanjang lembahnya. Yang di situ  mengalir sungai berbatu. Indah sekali. Salju di atas. Air jernih mengalir di bawah. Dengan udara sejuk 17 derajat.
Saya minta sopir untuk berhenti. Tidak ada restoran bagus. Tidak ada hotel bagus. Hotel-hotel hancur saat gempa. Yang sudah kembali  dibangun pun baru hotel dan restoran kelas darurat.
Saya mampir di situ. Duduk di kursi santai. Di pinggir sungai berbatu. Menghadap ke puncak bersalju. Di situlah saya menulis DisWay edisi kemarin.

Tapi saya tidak punya internet. Ufone saya tetap tidak berfungsi. Bagaimana harus kirim naskahnya?
Teman-teman Pakistan sayalah yang menolong. Memberikan akses personal hotspot.
Tahun depan daerah ini sudah tidak sulit lagi ditempuh. Tiongkok lagi membangun Motorway sepanjang 900 km. Tidak perlu terlalu berkelok. Gunung-gunung itu di tembus dengan terowongan.
Saya hanya 1 jam di Balakot. Setelah berbincang dengan mereka saya putuskan tidak bermalam di situ. Senja itu juga menuju Peshawar. Empat jam perjalanan lagi.
Kota Peshawar adalah  perbatasan Pakistan dengan Afganistan. Kebetulan sopir saya ini asli Peshawar. Bahkan sukunya Pastun. Yang menjadi suku mayoritas di Afganistan. “80 persen penduduk Peshawar suku Pastun,” katanya.
Ternyata juga sudah ada jalan tol sampai Peshawar. Itu pun sudah jam 11.00 malam. Baru tiba.
Saya lagi-lagi dibawa ke penjara. Yang tembok kusamnya tinggi. Yang di atas temboknya bergulung-gulung kawat berduri. Yang di pojok atas tembok itu ada pos jaganya. Dengan tentara bersenjata.
Pun mobil kami tidak boleh masuk. Harus parkir di luar tembok. Di pinggir jalan raya. Tas harus digeledek ke pintu gerbang. Diperiksa dua kali. Oleh barisan tentara bersenjata laras panjang.
Itulah hotel bintang lima di Peshawar. Yang di balik pintu gerbang itu ada pos jaga lagi. Dengan lubang kecil di dindingnya. Dari lubang itu muncul ujung senjata. Milik sniper yang berjaga di dalamnya.

Untuk ke loby saya melewati taman kecil. Dengan beberapa pohon agak tinggi. Di balik pohon itu ternyata juga ada tentara bersenjata.
Tapi saya tidak merasa lelah. Juga tidak merasa tertekan. Tertutup oleh banyaknya tantangan di perjalanan panjang. Juga oleh kenyataan kota Peshawar sudah bisa mulai berbenah.
Di beberapa sudut kota jalannya dilapisi aspal baru. Di sekeliling kota juga sedang dibangun jalur busway. Berupa jalan layang.

Sisa-sisa kesedihan perang memang masih terlihat. Tapi optimisme mulai muncul. Sedikit. Perang panjangnya memang terjadi di Afganistan. Tapi dampak babak belurnya memang telah menimpa sampai ke Peshawar.

Afganistan yang makan pulut. Pakistan yang tertimpa kulit nangkanya. (Dahlan Iskan)

sumber : https://radarbekasi.id/2019/03/28/motorway-murah/


Treni Bekasi :
Info Lengkap Terupdate, Trending Topik Bekasi, Berita Bekasi, Informasi Bekasi

Rabu, 27 Maret 2019

TKK Boleh jadi PTPS

TKK Boleh jadi PTPS
Sejumlah pegawai Tenaga Kerja Kontrak (TKK), ikut apel di Kantor Pemerintah Kota
TKK Boleh jadi PTPS – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Bekasi akan melibatkan ribuan Tenaga Kerja Kontrak (TKK) dari lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi untuk menjadi Petugas Pengawas Tempat Pemungutan Suara (PTPS) pada Pemilu 2019 mendatang.
Pengajuan tersebut sesuai dengan surat dari Ketua Bawaslu Kota Bekasi bernomor 068/K.Bawaslu.JB.21/PM.00.02/III/2019 tertangal 21 Maret 2019, kemudian dijawab oleh surat Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD) Kota Bekasi nomor 800/2375/BKPPD. PKA tertanggal 22 Maret 2019 dengan perihal Pegawai TKK sebagai PTPS.
Ketua Bawaslu Kota Bekasi, Tomy Suswanto mengatakan, bahwa perekrutan TKK di lingkungan Pemkot Bekasi untuk menjadi PTPS pada pemilu 2019, tidak ada yang salah.
“Pemerintah memiliki kewajiban dalam membantu penyelenggaraan pemilu. Hal ini sebagaimana diatur dalam Pasal 432 Nomor 7 tahun 2017 tentang Pemilu. Dalam kaitan ini, masyarakat jangan berpandangan negatif tentang perekrutan TKK menjadi PTPS,” tuturnya kepada Radar Bekasi, Senin (25/3).
Ia menjelaskan, perekrutan TKK di lingkungan Pemkot Bekasi menjadi PTPS,  lantaran kurangnya Sumber Daya Manusia (SDM).

“Ini bukan kami saja, namun Bawaslu di daerah lain juga kekurangan SDM di TPS. DPR RI juga sudah menyerukan agar Bawaslu mengoptimalkan proses rekrutmen untuk pemilu tahun ini. Berbeda dengan periode sebelumnya, saat itu pemilu belum dilakukan serentak dan tidak diharuskan ada satu pengawas Bawaslu di TPS,” ucap Tommy.
Oleh karena itu, terkait hal tersebut, Bawaslu Kota Bekasi mengoptimalkan kinerjanya atas dasar Undang-undang Nomor 7 tahun 2017 pasal 434 mengenai peranan pemerintah dan pemerintah daerah ayat 1.
“Demi kelancaran pelaksanaan tugas, wewenang dan kewajiban penyelenggara pemilu, maka pemerintah dan pemerintah daerah wajib memberi bantuan dan fasilitas sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan, ayat 2 huruf g kegiatan lain yang sesuai dengan kebutuhan pelaksanaan pemilu, sehingga kami meminta Pemkot Bekasi melalui TKK untuk menjadi PTPS,” terangnya. Lanjut dia, dari 1.895 TKK di lingkungan Pemkot Bekasi yang diusulkan Bawaslu, hanya 40 persen yang memenuhi syarat.

“Setelah kami melakukan serangkaian tes, seperti wawancara dan verifikasi berkas, kemungkinan hanya 40 persen yang lolos sebagai PTPS. Untuk kekurangannya, kami akan memaksimalkan instrumen yang dimiliki dalam mencari calon pengawas baru, yakni dengan syarat menjadi PTPS minimal usia 25 tahun dan domilisi berada di lingkungan yang sama sesuai TPS tersebut,” beber Tommy.

Sementara itu, mantan Wakil Wali Kota Bekasi, Ahmad Syaikhu menyampaikan, seharusnya TKK di posisikan sama seperti halnya Aparatur Sipil Negara (ASN).
“Seharusnya yang dilibatkan menjadi PTPS diutamakan bukan dari pegawai pemerintahan,” imbuh Syaikhu. Dia menilai, sebenarnya TKK itu tidak boleh dilibatkan sebagai PTPS, karena sudah hampir sama dengan ASN. “Menurut pandangan saya itu salah,” tandas Syaikhu.

sumber : https://radarbekasi.id/2019/03/26/tkk-boleh-jadi-ptps/


Treni Bekasi :
Info Lengkap Terupdate, Trending Topik Bekasi, Berita Bekasi, Informasi Bekasi

Gaji PPPK Belum Jelas

Besok Hasil Tes PPPK
Illustrasi : Pegawai PPPK
Gaji PPPK Belum Jelas – Pemerintah Kota Bekasi, hingga saat ini belum bisa menentukan anggaran untuk memberikan gaji kepada 834 Pegawai Pemerintah Dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Pasalnya, sampai sekarang masih menunggu hasil dari panitia seleksi nasional.
Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Bekasi, Sopandi Budiman mengatakan pengalokasian gaji PPPK dilingkungan pemerintah Kota Bekasi akan dilakukan setelah pengumuman seleksi sudah keluar dan siap untuk pengangkatan PPPK.
“Tentang berapa jumlahnya, besarannya berapa kan kita belum dapat jumlah dari BKPPD nih yang memproses. Nanti kalau itu sudah selesai kan harus ada penyediaan dananya, pergeseran dananya,” katanya, Senin (25/3).
Ia mengatakan proses pemberian gaji terhadap PPPK ini diberikan sejak mulai bekerja di lingkungan pemerintah Kota Bekasi. Gaji PPPK ini dikatakan oleh Sopandi akan dialokasikan dari keuangan daerah sesuai dari kebijakan yang dikeluarkan oleh pemerintah pusat.

Terkait dengan pos alokasi gaji PPPK ini berbeda dengan pos gaji yang diperuntukkan untuk Pegawai Negeri Sipil (PNS) maupun Tenaga Kerja Kontrak (TKK), meskipun PPPK ini hampir sama dengan PNS hanya saja tidak mendapatkan dana pensiun.

“Kalau diangkat misalkan bulan Juli, nah itu kan kita penganggarannya di perubahan. Makanya ini yang memang harus mengikuti nanti kebijakannya seperti apa pengannggarannya harus mengikuti karena itu kan berkaitan dengan pertanggung jawaban,” imbuhnya
Mengenai besaran gaji yang akan didapatkan oleh PPPK, Sopandi belum memastikan berapa besaran gaji yang akan diberikan maupun dialokasikan untuk PPPK. “Untuk gajinya belum bisa dipastikan, karena kita melihat anggaran daerah juga,”imbuhnya.

Sementara itu, pengumuman kelulusan tes PPPK (Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja) dari honorer K2 belum juga dilakukan. Penyebabnya, dari 370 pemda yang melakukan tes PPPK, baru 294 siap mengalokasikan dana gaji. Selebihnya masih kebingungan mencari sumber pendanaan.
“Berhubung masih ada daerah yang sulit membayar gaji PPPK, saya dan Menkeu langsung membahas bagaimana solusinya. Solusinya sudah ada tinggal direalisasikan,” kata Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara Reformasi dan Birokrasi, Syafruddin, belum lama ini.
Yang membuat mantan Wakapolri ini lega, Menkeu Sri Mulyani bersedia menambah Dana Alokasi Umum (DAU) bagi daerah yang kekurangan fiskal tapi sudah terlanjur melakukan tes PPPK. Hanya, DAU ini tidak bisa ditransfer dalam triwulan pertama.

“Sudah diberikan lampu hijau, ditransfer triwulan berikutnya. Jadi daerah bisa menggaji PPPK,” ucapnya. Dia menambahkan, kebijakan ini diambil pemerintah untuk menyelesaikan masalah honorer K2. Semua honorer harus punya status jelas. Apakah PPPK atau PNS.  “Dua-duanya sama saja kok. Sama-sama Aparatur Sipil Negara (ASN). Jadi enggak usah dipersoalkan mengenai tidak ada pensiun,” tandasnya

sumber : https://radarbekasi.id/2019/03/26/gaji-pppk-belum-jelas/


Treni Bekasi :
Info Lengkap Terupdate, Trending Topik Bekasi, Berita Bekasi, Informasi Bekasi